Apakah Bahayanya Mengkonsumsi Garam Bagi Kesehatan ?

Apakah Bahayanya Mengkonsumsi Garam Bagi Kesehatan  Apakah Bahayanya Mengkonsumsi Garam Bagi Kesehatan ?
Garam merupakan suplemen utama untuk menambah cita rasa masakan yang disajikan. Tanpa garam, masakan akan terasa hambar, tawar dan tidak sedap. Selain menjadi penyedap rasa, garam atau natrium juga berfungsi sebagai pengawet makanan. Meskipun besar manfaatnya, kitajuga  harus tahu bahwa asupan garam berlebihan sanggup meninggalkan imbas jelek bagi kesehatan. Lalu, apakah bahayanya mengkonsumi garam bagi kesehatan ?

Berikut ini yaitu ancaman yang bakal menanti Anda mengkonsumi garam berlebih bagi kesehatan:


1. Tekanan Darah Tinggi
Efek jelek yang akan diterima bila mengkonsumsi  garam dalam jumlah yang berlebihan yaitu meningkatkan tekanan darah. Natrium bekerja menahan air di dalam tubuh sehingga volume darah yang beredar akan meningkat. Peningkatan volume darah ini akan meningkatkan tekanan darah pada dinding pembuluh darah. Inilah yang disebut 'hipertensi' atau tekanan darah tinggi.

2. Osteoporosis
Osteoporosis yaitu suatu kondisi yang mempengaruhi kesehatan tulang, sehingga ringkih dan lemah. Kalsium yaitu mineral utama yang menunjukkan donasi terbesar untuk kesehatan tulang. Sedangkan bila Anda masih mengkonsumsi garam dengan dosis yang cukup tinggi, justru akan menciptakan kalsium tidak bekerja maksimal.
Wanita yang mengkonsumsi garam dalam jumlah yang tinggi akan lebih banyak kehilangan mineral tulang dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsinya secara berlebihan.

3. Kegemukan
Konsumsi sodium yang tinggi secara tidak eksklusif menimbulkan kenaikan berat tubuh atau obesitas. Garam akan menciptakan Anda merasa haus dan hasilnya meningkatkan asupan cairan dalam tubuh.
Ketika Anda dilanda rasa haus yang berkepanjangan,  Anda mungkin menentukan untuk minum minuman bagus dan tinggi gula serta soda, dibandingkan air putih.

4. Ginjal
Kelebihan air dalam perjalanan darah juga akan membatasi sistem kerja ginjal. 'Glomerulus', 'Tubulua' yang bekerja untuk menyaring, menyerap dan mengeluarkan urine dan zat beracun akan bekerja lebih berat alasannya beban cairan yang berlebihan dalam sirkulasi darah. Kelebihan air ini akan menciptakan ginjal bekerja lebih ekstra.

Bagi ginjal yang normal dalam waktu yang singkat mungkin tidak akan menimbulkan apa-apa masalah. Tetapi dalam jangka waktu yang panjang, itu akan menjadikan kerusakan 'Glomerulonefritis' dan ginjal.

Bagi pasien ginjal ibarat 'Glomerulonefritis' atau sindrom nefrotik, kelebihan garam ini akan menciptakan penyakitnya menjadi semakin parah.

Berikut yaitu tips yang sanggup Anda coba:
  • Gunakan rempah atau bumbu lain untuk menggantikan garam.
  • Kurangi penambahan garam dalam masakan.
  • Bataskan mengkonsumsi snack yang asin ibarat 'potato chip', 'cracker' dan kuliner instan lainnya.
  • Ganti 'jajan' dengan buah-buahan ibarat buah naga, anggur, jeruk atau kiwi.
  • Perbanyak mengkonsumsi kuliner yang kaya dengan potassium ibarat aprikot dan kismis.
  • Perhatikan apa saja produk yang Anda beli, baca labelnya untuk mengetahui kandungan garam di dalamnya.
  • Disarankan mengonsumsi kuliner yang banyak mengandung vitamin C ibarat tomat, wortel, ceri dan kiwi. 
Supaya lebih sehat, Anda harus membiasakan diri untuk mengurangi konsumsi garam semoga terhindar dari bahayanya mengkonsumsi garam secara berlebih bagi kesehatan. (dee) 

Sumber : www.wom.my

Post a Comment

0 Comments