Manfaat Mengkonsumsi Singkong Untuk Kesehatan

 Pasti kalian sudah sangat familiar sekali dengan materi masakan yang satu ini Manfaat Mengkonsumsi Singkong Untuk Kesehatan

Manfaat Mengkonsumsi Singkong. Pasti kalian sudah sangat familiar sekali dengan materi masakan yang satu ini, Singkong. Ya, singkong ialah salah satu materi masakan yang sangat terkenal di masyarakat Indonesia. Saat ini sudah banyak sekali masakan dari singkong  yang diolah sedemikian rupa sehingga menjadi masakan yang yummy dan mempunyai daya jual yang tinggi. Singkong mempunyai kandungan kimia yaitu zat hidrat arang, kalsium, fosfor, lemak. Protein, vitamin A, tanin (kulit batang), vitamin C (umbi). Singkong ini bermanfaat untuk diabetes, obat kanker, antioksidan, antitumor, dan penambah nafsu makan. Apakah itu saja manfaat mengkonsumsi singkong ? Tentu saja tidak, ada banyak manfaat lainnya.


Manfaat singkong bagi kehidupan insan :


1. Sumber Energi Manusia
Singkong merupakan masakan sumber energi bagi insan lantaran rendah lemak dan kolesterol namun tinggi akan kalori. Kandungan kalori yang terdapat singkong dua kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan kentang. Dalam 100 gram singkong terdapat sekitar 160 kalori, kalori ini terutama berasal dari sukrosa yang membentuk sebagian besar gula pada umbi-umbian. 

Singkong diketahui sebagai jenis umbi-umbian tropis kaya pati dengan kandungan kalori yang sangat tinggi sehingga singkong sanggup dijadikan sumber masakan alternatif pengganti nasi untuk memenuhi kebutuhan kalori badan sebagai sumber energi guna melaksanakan aktifitas sehari-hari.
2. Sumber Serat
Seperti yang kita ketahui, mengkonsumsi masakan berserat sangat baik bagi kesehatan badan menyerupai menurunkan tekanan darah, menjaga kolesterol dan terutama membantu melancarkan proses pencernaan. Kandungan seratnya yang tinggi dan rendah lemak membuktikan kalau singkong kondusif dikonsumsi tanpa harus khawatir terkena obesitas (kegemukan). 

3. Sumber Vitamin K
Vitamin K memegang peranan penting dalam membangun massa tulang dengan cara memicu aktifitas osteotrophic pada tulang. Vitamin K juga sanggup bermanfaat untuk membantu membatasi kerusakan saraf di otak sehingga berkhasiat dalam pengobatan bagi para penderita penyakit alzheimer. Selain didapat dari singkong , vitamin K lainnya juga bisa didapatkan dari sayuran brokoli

4. Sumber Vitamin B Kompleks
Singkong juga mengandung vitamin B kompleks dan beberapa kelompok vitamin menyerupai riboflavin, folates, thiamin, piridoksin (vitamin b6) dan asam patotenat. Riboflavin sendiri bermanfaat dalam proses pertumbuhan badan serta membantu proses produksi sel darah merah biar terhindari dari penyakit anemia. Selain vitamin-vitamin tersebut diatas, singkong juga mempunyai unsur vitamin B17 atau disebut amygdaline yang mempunyai manfaat membantu menghancurkan enzim penyebab kanker. Awalnya, orang Australia dan Amerika memanfaatkan vitamin B17 yang terkandung dalam biji buah aprikot sebagai materi alami untuk pengobatan kanker tanpa kemoterapi.

5. Sumber Mineral
Beberapa mineral penting bagi badan juga terdapat pada singkong menyerupai seng, magnesium, tembaga, zat besi dan mangan. Singkong mengandung zat kalium yang cukup tinggi yaitu sekitar 271 mg per 100 gram. Zat Kalium ialah salah satu unsur penting dari sel dan cairan tubuh, ia berkhasiat untuk membantu mengatur denyut jantung dan tekanan darah.

6. Bebas Gluten (Glutten Free)
Singkong ialah salah satu jenis masakan yang bebas gluten (Glutten Free). Makanan Gluten Free ialah masakan yang kondusif dikonsumsi oleh penderita intoleransi gluten (Celiac). Intoleransi Gluten atau Celiac ialah suatu kondisi penyimpangan kesehatan terjadinya kerusakan pada usus halus sehingga mengakibatkan ketidakmampuan badan untuk mencerna beberapa nutrisi tertentu . Kerusakan yang terjadi pada usus halus ini disebabkan oleh reaksi terhadap konsumsi gluten.
Dari uraian diatas, ternyata cukup banyak manfaat mengkonsumsi singkong bagi kita, namun perlu diperhatikan ketika hendak mengkonsumsi singkong lantaran selain bermanfaat, cara pengolahan singkong yang tidak benar dan tidak hati-hati justru sanggup mengakibatkan resiko kesehatan.

Cara Mengolah Singkong Yang Benar


Singkong mengandung senyawa racun alami yang berjulukan glikosa sianogen linamarin dan metil-linamarin. Perut terasa mual, ingin muntah, kepala pusing ialah gejala-gejala awal akhir keracunan singkong. Mengkonsumsi singkong dalam keadaan mentah sanggup beresiko keracunan yang sanggup mengakibatkan janjkematian (ada beberapa jenis singkong dengan kadar racun tinggi/singkong racun menyerupai singkong ungu, hindari mengkonsumsi singkong jenis ini baik mentah ataupun matang) .

Mengupas kulit, pengeringan dibawah sinar matahari, merendam dan merebus singkong akang menguapkan senyawa racun sehingga singkong kondusif dikonsumsi.

Alangkah baiknya kalau ingin mengkonsumsi singkong tidak dengan cara menggoreng. Cara yang paling baik ialah mengolah singkong menjadi masakan ialah dengan mengukus atau merebusnya. Untuk Anda yang sedang menjalankan kegiatan diet, singkong rebus sangat baik untuk diet. 

Hindari mengkonsumsi singkong yang telah disimpan lama, yang ditandai dengan timbulnya garis-garis pada daging dan perubahan warna pada ujung-ujungnya menjadi keabu-abuan.


Sebagai salah satu jenis materi masakan yang mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan manusia, makan sudah saatnya kita tidak menganggap remeh lagi sumber masakan alternatif pengganti nasi ini. Namun, sebelum mengkonsumsinya tetap harus diperhatikan cara pengolahan singkong yang baik dan benar biar kondusif untuk dikonsumsi dan tidak mengakibatkan dampak samping yang jelek bagi kesehatan. (Dee, dari banyak sekali sumber)



Post a Comment

0 Comments